Hafidz Ulang Tahun ke-5

Hafidz sayang,
Selamat ulang tahun ke-5, Nak
terimakasih ya Nak, sudah membuat hidup ini jadi penuh makna.

Nak hafidz dan nak hanif sungguh banyak berjasa terhadap Bundo..
mengajarkan arti sayang yang tulus
mengajarkan arti cinta tanpa harap balas
mengajarkan arti rindu yang mendamaikan
mengajarkan arti damai yang membahagiakan
mengajarkan arti menerima..
mengajarkan arti sederhana..
mengajarkan arti memberi…
mengajarkan arti ikhlas dalam jalani skenario hidup (walau yang ini

sungguh kadang susah ! )

Ah, sungguh banyak Nak..
hadapi hidup dengan kuat ya Nak,
tetaplah saling sayang,
tetaplah bekerjasama,
tegarlah dan saling mendukung.
Persis seperti ketika bundo marah. Menghukum. Lalu kalian saling

membela.
Saling memeluk, saling menangis.
Haru sekali rasanya.
lalu bertengkar lagi. Damai lagi. Berulang!

Padahal karakter kalian begitu berbeda.

Hafidz yang halus dan perasa
Hafidz yang indirect
Hafidz yang suka memendam perasaan
Hafidz yang memilih menahan sakit dari pada menangis
Hafidz yang memilih menjauh daripada berkelahi
Hafidz yang suka menggambar dan musik
Hafidz yang pilih taksi bukan angkot
Hafidz yang senang jalan-jalan dan mengagumi pemandangan
Hafidz yang lebih suka bernyanyi daripada matematika
Hafidz yang memilih berkata “Perutku sudah berbunyi”, daripada

mengatakan “Hafidz lapar”

Hanif yang cuek dan apa adanya
hanif yang terbuka dan blak-blakan
Hanif yang menyerang balik saat berkelahi
hanif yang berteriak dan menangis saat sakit
hanif yang lebih suka matematika ketimbang musik dan gambar
Hanif yang pilih angkot bukan taksi
hanif yang lebih suka di rumah menimbun diri dengan buku, daripada

jalan-jalan

Berbeda tak membuat kalian jadi jauh.
Kembali bundo banyak belajar.

Terimakasih Nak.
Dan maafkan karena Bundo tak bisa membersamai kalian selalu.
Lebih banyak waktu justru tidak bersama kalian.
Walau langkah ini dipercepat untuk pulang, selalu persentase

kebersamaan kita kalah oleh rutinitas-rutinitas bundo di luar sana.

Maafin ya Nak..

yakinlah, gunungan do’a tetap terlintas utama buat kalian
setiap sujud
setiap menengadakan harap padaNya
bahkan setiap menyebut nama kalian, bundo lantunkan do’a

Semoga Hafidz dan Hanif jadi muslim yang sholeh
jadi anak-anak penyayang
anak-anak yang Hafidz !
yang halus budi, indah lisan, jelita perbuatan
dan disukai Allah.

Semoga Allah menyayangi kalian ,Nak …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>