Anak bundo dan Ipad

Awalnya Bundo keberatan ketika Abah menyarankan Ipad yang biasa bundo bawa ngantor, dipinjemin ke anak-anak. Bundo termasuk tipe emak yang (awalnya) males banget kalau anak-anak keasyikan ama gadget dkk. Selain itu Bundo selalu terngiang2 petuah2 ahli pendidikan anak di twitter : “kalau sayang anak, jangan kasih IPAD!” DOEEEENG!! Apalagi, so far, Bundo mayan kesel ketika Hanif mulai kecanduan ama baby tivi, walaupun setelah diperhatikan 99% kandungan acara Baby tivi adalah edukasi. Maka dengan ogah-ogah bundo mulai minjemin Ipad ke anak-anak sepulang ngantor. Setelah diinstal software2 edukasi dan permainan2 mengasah otak , mulai deh Hafidz dan Hanif berpetualang. Rule no 1 : Bundo harus selalu dampingi ! Rule no 2 : Hanya boleh untuk permainan yang mendidik, i.e Puzzle, belajar membaca, mengenal warna, mewarnai, bernyanyi,            berhitung, tebak-tebakan, matching games dan content  content sejenis Rule no 3 : ga boleh rebutan Rule no 4 : Maksimal 2 jam, lalu bobo <<<<—- yang ini biasanya gagal ~_~ Hasilnya? Gak seburuk yang Bundo bayangkan, alhamdulillah. Hafidz  (saat ini 4thn 5 bulan)>>>>> seperti biasa lebih tertarik pada hal-hal yang memacu otak kanannya. Katakanlah melukis, bernyanyi, mewarnai, telling stories. Ujung-ujungnya dia menciptakan dunia khayalannya sendiri, dengan dia sebagai tokoh utamanya. Maka dalam sekejap kamar dan rumah berubah menjadi hutan belantara, istana kerajaan, gua bahkan ruang angkasa. Hanif  (saat ini 2 thn 10 bulan)>>>>> Bayangan awal bundo :  Hanif yang senang mengasah otak kiri, pasti akan sibuk dengan pelajaran2 ‘otak kiri’. Namun kenyataannya adalah Hanif ternyata SANGAT SIBUK dan ambisius. Hanif yang tadinya memang sudah hafal abjad dari usia 2 tahun 2 bulan, semakin jatuh cinta sama huruf-huruf. Mengingat rata-rata education software di Ipad berbahasa Inggris, dalam waktu singkat kemampuan bahasa inggris Hanif pun melejit. Kebetulan games2 edukasi berbahasa Indonesia yang Free sangat jarang di AppleStore. Kalaupun ada tidak begitu bagus. Sepulang dari Rumah Sakit (O, iya hanif Ramadhan ini dirawat di Rumah sakit 3 hari), kerinduan hanif pada Ipad makin menjadi.  Dalam hitungan hari, Hanif sibuk menghafal warna (dalam bahasa Inggris), bahkan campuran-campuran warna, misalnya: Red+White = Pink, atau, Purple = Red + Blue, dst. Bagaimana tidak, tools2 itu sungguh menarik, disajikan dengan simple, menyenangkan, namun tepat sasaran. Kosakata english (kata benda) anak2 bundo (terutama Hanif) juga meningkat pesat, mulai dari animals, fruit, vegetables, benda2 di sekitar kita, luar angkasa dst dst. Bundo merasa sangat terbantu, karena jujur saja kadang-kadang tak semua nama hewan (misalnya), Bundo tahu english nya apah ~_~. Demikian juga dengan bernyanyi. Lagu-lagu yang disajikan dengan animasi yang sangat bagus, menghibur dan menambah wawasan anak-anak di saat yang bersamaan. Lagu-lagu juga diselipin tebakan-tebakan, games dan puzzle yang merangsang kerja otak. Beberapa games petualangan sangat bundo batasin, karena selain tidak begitu jelas manfaatnya, nak Hafidz terkadang terlalu dalam menghayati, sampai ke taraf yang Bundo belum mampu kendalikan. Demikianlah petualangan anak-anak Bundo tentang Ipad. Bundo mungkin salah, tapi jujur saja kami ternyata tidak menganggap Ipad terlalu buruk untuk anak-anak. Syaratnya adalah : 1. tetap didampingi, 2. batasi jenis software, dan 3. beri batasan waktu. Maka Bundo mulai tak setuju dengan ungkapan : “Jika sayang anak, jangan kasih IPAD”. Asalkan sisi motorik mereka tetap di stimulate secara maksimal, kenapa tidak. O iya, anak-anak belum terlalu bisa mengeksplore  Qur’an di Ipad, namun mereka tertarik dengan metode Iqro’ yang diajarkan. Namun jujur saja, porsi anak-anak belajar Qur’an di Ipad masih jauh lebih sedikit ketimbang belajar yang lain. Ini PR juga nih buat Bundo! Mereka juga suka sekali dengan software “Hafalan do’a untuk anak-anak”. Bagaimana tidak, setiap hafalan do’a dilengkapi dengan suara anak-anak yang lucu, animasi yang menarik dan penjelasan yang ringkas. Walau, jujur saja sejauh ini do’a yang baru dihafal anak-anak adalah do’a mau bobo dan do’a keluar kamar mandi. PR lagi niiiih Bundo! Begitulah cerita kami. Maka sekarang setiap malam menjelang tidur, tidak aneh kalau Hanif dan Bundo terlibat tanya jawab seperti ini: Hanif : “kalau lampu bahasa inggrisnya apa, bunda?” Bundo : lamp Hanif : kalau bulan? Bundo : Moon Hanif : Kalau matahari? Bundo : Sun Hanif : Kalau dinding? Bundo : Wall Hanif : Bukaaan, itu kan bola Bundo : Bola itu ball, dinding itu wall Hanif : ooo, bola bol ya? dinding wol ya? *lalu diulang-ulang* Hanif : Kalau Air apa bundo? Bundo : Water Hanif : Bukaaaaaaan, woter itu carrot Bundo : Air itu water, Wortel itu carrot Hanif : **sibuk mengulang-ulang* Hanif : Kalau sayuran itu fruit ya? Bundo : Bukan nak, fruit itu buah Hanif : bukaan *lalu tergopoh gopoh buka Ipad dan nunjukin gambar buah2an yang dilengkapi bunyi FRUIT* Bundo : Tuh kan, fruit itu buah2an, kan ada gambar jeruk, pepaya, pisang dll Hanif : Bukaan, itu sayuraan Bundo : Zzzzzzzzzzzzzzzz *bobo*