Bunda ga boleh belajar, kata Hanif

Wik en kemarin, suatu pagi Bundo lagi asyik menulis beberapa essay Academic Writing. Pukul 8.30 pagi, Hafidz belum bangun dan biasanya hanif juga belum bangun. entah kenapa saat wik en mereka selalu bangun siang. Waktu lagi asyik-asyik nulis, tiba2 Hanif (2thn3bln) muncul dari kamar. Tanpa introduction, langsung duduk di hadapan Bundo, ngambil pensil yang lagi dipegang Bundo, lalu menutup buku dan kertas-kertas sambil cemberut. Bundo : “eeeh abang dah banguun??? kok buku bund ditutup?” catt: Bundo memang kadang menyebut ‘abang’ untuk Hafidz dan Hanif, karena suka ketuker 😛 Hanif : **cemberut** “Butu ini jahiil sama ninip, butu ini buang aja” Bundo : **jreeeng, dapet istilah jahil dari mana pula ini** “”kok jahil, jahil kenapa?” Hanif :”

Perkembangan Hafidz Hanif des 2011

Tak terasa beberapa hari lagi tahun 2011 berakhir. Sudah tidak sabar rasanya meninggalkan tahun ini. Tahun yang tak akan pernah terlupakan. Tahun yang mengerikan, indeed. well, lets talk about perkembangan Hafidz dan Hanif. Hafidz dan Hanif tumbuh makin besar dan selalu menjadi hadiah terindah dalam hidup ini :).  Melihat mereka tumbuh, ceria, bahagia bahkan pertengkaran-pertengkaran lucu mereka selalu mampu hadirkan pijar-pijar semangat. Hafidz Hafidz, anak yang penurut. Cenderung melankolis dan tertutup. Perasaannya sangat halus, empati nya tinggi. Jika punya keinginan pasti tidak terang-terangan menyampaikan. Untuk anak usia 3 tahun 9 bulan, Hafidz cukup dewasa. namun saking halusnya perasaan Hafidz, kadang-kadang susah untuk menggali keinginannya. Hafidz sangat mudah diarahkan (kecuali masalah mandi!). Jika punya salah cepat sekali minta maaf (walau kadang langsung diulang lagi…). Hafidz gampang kasihan dan ber-empati pada orang lain. Sangat mudah akrab dengan orang yang baru dikenal (agak mengkuatirkan sih..) dan gampang percayaan sama orang. Hafidz juga sayaaaang banget sama Hanif. Tapi kadang-kadang saking gemesnya, si adik suka dipeluk-peluk sambil ditimpa-timpa (katanya sayaaang..). Suka lucu ngeliat hanif yang bulet berisi berusaha melepaskan diri dari ke-gemes-an Hafidz yang jangkung dan kurus. Hanif Hanif cenderung pemberontak. Di usianya yang baru 2 tahun 3 bulan, Hanif jauh lebih cerewet dibanding bang Hafidz diusia yang sama maupun di usia saat ini (3th9bl). Hanif jauuh lebih ekspresif dalam mengemukakan ide, dan cenderung blak-blakan (kayak Bundo).  Akhir-akhir ini Hanif suka menempatkan dirinya dlm posisi ‘pura2 menentang’, walau akhirnya nurut. Misalnya ketika diarahkan untuk menulis, Hanif langsung jawab “Butaaaaan, Hanif butaan mau menulis, tapi membacaaa”. Walau ujung2nya teteup aja dia nulis. Atau disuruh mandi “Butaaaan hanif butan mau mandi, tapi mau bobok ajah”, dan setelah bbrp menit malah diam2 ke kamar mandi. Hanif cerewet dan suka mengatur. Mulai dari pilihan baju, pilihan bantal, bahkan menentukan cemilan apa yang harus dimakan sekarang. Jika Hafidz cenderung pasrah dgn semua pilihan baju dari bunda, Hanif tidak begitu. Jadinya tiap hari ada drama ‘pakai baju apa hari ini’. Dan karena baju mereka biasanya kembaran, mau ga mau bang Hafidz jadi ikut (dan bagi Hafidz ini bukan masalah penting). Hanif juga cenderung iseng. Misal kalau lagi ada maunya, suka puji2 dengan pujian ciptaan sendiri. Contohnya saat dia memutuskan bahwa yang membuatkan susu saat ini adalah Bunda, maka keluarlah pujian mautnya “Nip mau mimik, tapi bunda yang bikiniiiin, karena bunda yang pandaaai, bunda yang cantiik”. Hal ini tidak akan pernah dilakukan Hafidz :D. Perbedaan dan persamaan Perbedaan mencolok lain antara keduanya adalah masalah mandi. Hanif rajiiin mandi. Bangun tidur langsung harus mandi. Hafidz susaaaah sekali disuruh mandi. Skanya melingkar-lingkar dulu dimana-mana, atau malah belajar dulu (menulis atau membaca). Persamaan yang memusingkan antara keduanya adalah masalah makan. Hafidz malaaaaaaaaaas makan. Dia bisa tahan ga makan nasi berhari2, hanya minum susu dan ngemil-ngemil ga jelas. Itu juga ga banyak. Hafidz yang jangkung jadi terlihat sangat kurus deh.  Hanif juga males makan, kalaupun makan pasti dikiiit banget, Tapi Hanif rajin ngemil, makanya tetap terlihat berisi. segitu dulu deh, nanti diupdate lagi ^_^