Hanif s2 ASI

Alhamdulillah tepat tanggal 19 Oktober 2010 kemarin de’ Hanif berusia 1 tahun. Tepat setahun juga Hanif mengkonsumsi ASI ekslusif dari Bundo (tanpa tambahan susu lainnya). Ngikutin istilah yang lagi ngetren skrg berarti Hanif udah S2 Asi… Alhamdulillah.. Lega dan senang banget rasanya. Kekuatiran Bundo bahwa Hanif bakal gagal ASI lagi seperti hal nya Hafidz ternyata ga terbukti. Meskipun bundo kerja kantoran tnyata Hanif bisa sukses S2 Asi. Perjuangan selama setahun ini sungguh tidak mudah. Adakalanya ASI bundo ngedrop, sehingga produksi sehari jauh dibawah konsumsi Hanif hari itu. Dalam beberapa hari stok ASI langsung drooooop. Tapi kemudian sering juga produksi melebihi konsumsi sehingga stock ASI kembali melimpah. Stock terbanyak yg pernah dicapai adalah 60 botol, kemudian naik turun tergantung kondisi Bundo dan Hanif. Stock terakhir menjelang usia de’ Hanif setahun malah sempat KOSONG. Bundo bersyukur kepada Allah atas pencapaian ini, dan juga kepada Abah, ibu serta seluruh keluarga di rumah yg sagat berperan positif dalam usaha Bundo menabung ASI untuk Hanif. beberapa teman bundo terkendala ASI eksklusif krn kekurangapahaman keluarganya ttg pentingnya ASI. Berikut bbrp tips dari Bundo untuk ibu-ibu bekerja (kantoran) yang ingin memberi bayinya ASI ekslusif : 1. Semenjak bayi lahir sampai ibu bekerja kembali (selama cuti) tabunglah ASI sebanyak-banyaknya. Jika ada jeda waktu  1 jam antara bayi menyusu dgn jadwal menyusu berikutnya, peraslah ASI 2. Konsumsi makanan bergizi dan kaya protein 3. Berfikir positif. Ini penting banget nih. Sekalinya mikirin sesuatu agak ‘berat’ biasanya produktivitas asi langsung drop 4. Istirahat yang cukup, jaga kondisi fisik dan emosional 5. Minta dukungan dan do’a dari keluarga terdekat Tips menyimpan ASI : 1. Simpanlah ASI di dalam botol kaca atau botol ASI yg kualitasnya OK. Beri label (tgl produksi)  2.  Urutkan ASI peras(ASIP) di dalam kulkas berdasarkan tanggal dan konsumsi dengan prinsip FIFO (first in first out) 3. ASIP yg direncanakan sebagai stock harus disimpan di dalam freezer, sedangkan ASIP yang akan dikonsumsi dalam waktu dekat (misal: persiapan selama ibu ke pasar, ke salon dll) simpan di kulkas aja 4. Untuk ASI yg disimpan di dalam freezer, 12 jam sebelum dikonsumsi sebaiknya turunkan ke kulkas (supaya suhunya berubah). Kira2 setengah jam sebelum dikonsumsi keluarkan dari kulkas 5. Cara memanaskan ASIP beku : Siram/rendam dengan air panas. Ada juga yang bilang sebaiknya disiram dgn air panas yg mengalir. Yang penting JANGAN DIREBUS! Merebus asip akan merusak kualitasnya… 6. Setelah cair, dinginkan sampai suhunya hangat lalu berikan ke bayi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>