Saat terindah

Akhir-akhir ini berada di kantor rasanya begitu melelahkan. Apalagi sudah lama tidak bergaul dengan komunitas orang-orang sholeh. Rasa tidak ada penawar :P. Tapi tak tahu lagi hendak cari di mana komunitas itu, sebab arti dari ‘keinginan’ berkumpul dengan orang-orang sholeh saat ini artinya harus siap membahas dunia politik… dan aku tidak siap…. Namun tetap ada momen-momen terindah yang rasanya mengguyur segala penat, letih, dan duka lara. Ianya adalah ketika melihat senyum anak-anakku (eits, 1 lagi masih di dalam ^_^, tapi serasa udah bisa senyum aja he.. he…) Senyummu Nak, adalah bahagia tiada akhir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>