[Jurnal Hamil] InsyaAllah, a baby boy

Banyak sekali yang ingin diceritakan sehubungan dengan topik jurnal kehamilan. Namun coba ditulis dulu sebisanya yah ^_^ Menjelang akhir trimester ke-2 (saat ini alhamdulillah sudah melewati minggu ke-24) begitu banyak hal-hal menakjubkan yang aku rasakan : 1. Muntah dan mual sudah jauuuuuuh berkurang. Seperti teori di buku-buku, trimester ke-2 memang saat dimana ibu hamil begitu menikmati dunianya :). Sesekali masih muntah, jika mengalami keadaan ekstrim. Misal, habis makan langsung naik kendaraan, trus terjebak macet, dan mencium bau kurang sedap. Tapi secara umum sudah jauh berkurang dibanding trimester pertama 2. Pertumbuhan berat badan yang meningkat drastis. Dari bulan ke-4 sampai bulan ke-5, berat badan naik mencapai 5 kg. Dan 2 minggu kemudian naik lagi 2.5 kg. Subhanallah. Takjub banget. Sejauh ini pertumbuhan dedek baik-baik aja dengan berat badan normal, dan perkembangan fisik yang alhamdulillah baik (mohon doanya terus ya). Semakin lega semenjak ganti dokter yang sangat telaten dan rajin menjelaskan 3. Semenjak minggu ke-20 saya sudah mulai merasakan ‘gerakan bayi’. Subhanallah!!!! that feeling sangat sukar dilukiskan. Perlahan-lahan rasa sayang pada janin tumbuh begitu kuat dari hari ke-hari. Rasanya begitu menakjubkan merasakan ada seseorang yang berbagi jiwa denganku. Memakan apa yang aku makan, merasakan apa yang aku rasakan. Rasanya begitu cinta pada ciptaan Allah yang baru beberapa bulan lagi bisa kita lihat, bisa kita sentuh, bisa kita cium, bisa kita rangkul… Sebuah amanah ! yang tentunya harus dijaga dengan sebaik-baiknya. Kami sudah merasa begitu sayang padamu dek ^_^. Setiap tendangan, setiap gerakan lembut, setiap sentakan dan apapun gerakan yang terasa dari dalam melahirkan energi suka cita yang begitu besar.  Serasa punya teman curhat, teman akrab, yang kapanpun dimanapun bisa diajak bicara. Sebuah perasaan yang sukar dilukiskan. Subhanallah… 4. Ada keluhan ‘maag hamil’ yang akhir-akhir ini makin kuat. Keluhan yang mirip dengan tulisan di http://blog.unisa81.net/2007/09/12/sakit-ulu-hati/. Setelah konsultasi ke dokter, katanya hal ini masih normal dengan penjelasan mirip2 seperti yang pernah dijelasin Bunda Majid (thx ya dee) dan artikel di link ini http://www.infoibu.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&artid=20. Berikut penjelasan singkatnya :

Rasa panas atau terbakar didada bagian bawah atau perut bagian atas tapi tidak ada hubunganya dengan jantung. Hal ini karena asam lambung naik ke kerongkongan. Perasaan ini timbul pada wanita hamil pada trimester kedua ini, hal ini karena hormone progesterone meningkat yang menyebabkan relaksasi dari otot saluran cerna dan juga karena rahim yang semakin membesar yang mendorong bagian atas perut, sehingga mendorong asam lambung naik ke kerongkongan

Sesuai arahan dokter, aku udah mengurangi konsumsi makanan pedas, mengusahakan lambung kosong tidak terlalu lama dan tidur dengan kepala lebih tinggi dari posisi lambung. Cuma nampaknya belum berhasil :P  Akhir-akhir ini keluhan tersebut agak memuncak. Mulai suka terbangun tengah malam (jam 2 an) dan tidak bisa tidur lagi sampai subuh. Rasa sakit yang sukar dijelaskan. Seperti perih meremas2 lambung, kemudian diiringi perasaan mual sehingga berkali-kali harus ke kamar mandi. Tak jarang juga diikuti rasa lapar (jadinya makan deh hehehe). Di saat seperti ini begitu terasa butuh dukungan dari orang-orang di sekitar kita. Mengingat : berat badan yang naik cukup drastis (10 kg) membuatku mulai susah bergerak akhir-akhir ini (terutama saat bangun dari duduk di lantai, atau saat bangun dari sujud). Malahan jadi suka hilang keseimbangan hehehe. Ditambah dengan kebiasaan bangun malam-malam sampai pagi dan akhir-akhir ini jadi suka bengong dan linglung. Sang pacar pun jadi cemas, apalagi aku mau dinas ke luar jawa tanggal 5-8 Desember… Akhirnya beliau memutuskan untuk menyusul dan mengambil cuti. Cihuuuuuuuy.. eh.. Alhamdulillah :P:P. Sejak nikah belum pernah pergi-pergi sejauh ini. Walau gak bisa dibilang honeymoon juga, tapi yaaaah boleh lah refreshing. O iya, rencananya mau ke Denpasar… Gitu dulu deh, apdet menjelang akhir trimester ke-2. O iya, jumat lalu setelah periksa darah dan konsultasi ke dr Oni lagi (karena ga PD mau pergi-pergi tanpa konsultasi), akhirnya dr Oni memberi obat maag yang cuma boleh diminum kalau memang sakitnya sudah tak tertahankan (kemarin2 sih aku dibolehin minum Mylanta, tapi tetep aja ga PD dan ga tega makan obat begituan, lebih memilih menahan sakit, karena takut ada efek obat-obatan biasa) Eits… belum nyentuh-nyentuh judl entry ya? InsyaAllah dedeknya berjenis kelamin laki-laki berdasarkan hasil USG terakhir. Mohon doanya yaaa :), semoga sehat-sehat selalu :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>