Dr Kandungan Keren

20 November 2007 Cukup banyak memang informasi terkumpul setelah sekitar 1 bulan searching kesana kemari mengenai dokter kandungan yang ‘ok’ punya. 80 persen teman-teman, termasuk yang merespon di MP, mempromosikan sebuah nama: Dr.Oni Khonsa! Untuk kali ini aku mulai pilih-pilih informasi. Saran yang utama kali dipertimbangkan adalah dari teman-teman yang mengalami sendiri, bukan dari ‘kabar angin’. Aku tidak mau coba-coba lagi mengingat usia kandungan yang sudah lewat 5 bulan. Pun tidak berani eksperimen seperti beberapa teman yang gonta ganti dokter sampai 6 kali. Keingin ke dr Oni makin menggila setelah membaca postingan HTR di http://helvytr.multiply.com/journal/item/198/Dokter_Kandungan_Favorit Terus terang kita bukan tipe yang cerewet dan terlalu banyak bertanya. Namun 4 bulan diperiksa ditempat sebelumnya sudah cukup untuk sebuah kesimpulan. Tidak nyaman! Selama ini berada di ruangan dokter tak pernah lebih dari 5 menit (well, mungkin agak hiperbola). Suasana yang tegang, mencekam, terkesan tidak boleh bertanya, dan dokter yang jangankan menjawab pertanyaan kita, menatap mataku saja enggan. Hiks hiks hiks. Pulang dari dokter malah stress. Akhirnya jumat lalu kami ke dr Oni Khonsa di Continue reading Dr Kandungan Keren

[Cluster 12] adalah

Adalah kita yang menjadi begitu takjub mendapati, bahwa memang dihadirkanNya bertambah-tambah rasa sayang dalam jumlah yang dulunya tak disangka-sangka Adalah kita yang kemudian menyadari betapa hitungan waktu menjadi begitu berharga untuk setiap detik perjumpaan Adalah kita yang tiba-tiba merasa sudah menjadi teman akrab puluhan tahun lamanya, jauh melebihi usia perkenalan sesungguhnya Adalah kita yang lambat-laun memahami bahwa begitu banyak pelajaran berharga dalam interaksi 2 insan yang demikian  berbeda  Adalah aku yang selalu menunggu sore menjingga, demi melihat senyummu menjemput di ujung jalan Adalah aku yang tiba-tiba menjadi begitu kanak-kanak saat puluhan jam terasa begitu lama ketika jarak fisik tiba-tiba memisahkan Adalah aku yang kemudian begitu takjub mendapati bahwa kesederhanaan pun menawarkan begitu melimpah kenyamanan 

Adalah kita yang harus terus belajar bahwa syukur dan sabar adalah yang harus selalu ditanamkan untuk setiap detik pembelajaran 

Boy or Girl; what are you having?

Gambar: dari multiplynya uni yuana  Awalnya sih gak terlalu kepikiran tentang jenis kelaminnya. Cuma akhir-akhir ini jadi tersugesti dengan uni-uni di milis WamiRa yang usia kehamilannya persis sama (in terms of week) tapi udah ketahuan jenis kelamin… Uni Yuana di Australia (21 weeks) insyaAllah will have a baby girl, begitu juga dengan uni Riry di Boston (21 weeks). Kalau bunda Majid yang di Jerman gimana ya :D. Akhirnya iseng-iseng ikutan kuis di link ini >>> http://www.babyzone.com/quizzes/quiz.asp?quizid=77, ikut-ikutan uni Yuana :D. Kalau kata hasil quiz sih, “It could be a Girl”, dengan merefer kepada

  1. perut yang lebih ‘wide spread’ instead of sticking straight out
  2. relatif ringan
  3. pertambahan berat yang kecil banget (1 kg dibanding sebelum hamil, tapi 2 atau 3 kg dibanding 3 bulan pertama)

Cuma hal-hal berikut ga cocok nih:

  1. The old saying : “Boys give beauty, girls take it away”, perasaan cakep-cakep aja tuh kita… (hehehehe…)
  2. severe morning sickness (that can last all day long), ah gak juga. Sering muntah sih tapi cepat banget ademnya

Jadi gimana donk? hehehe.. penasaran amat sih… :P. Tapi laki atau perempuan insyaAllah tetep disayang. We love both 😛