Qiyamulail [part 2]

part 1: http://blog.unisa81.net/2006/07/05/kiat-tahajud/ Hayuk!!! berusaha keras..  sumber: milis Qiyamul lail dapat dilakukan setelah shalat Isya dan dapat dilakukan sebelum atau setelah tidur, berikut dalil-dalilnya, Dari Aisyah radhiyallaHu ‘anHa, dia berkata, “Rasulullah biasa mengerjakan shalat sebelas raka’at pada waktu antara selesai shalat ‘Isya sampai Shubuh sebanyak sebelas raka’at” (HR. Muslim no. 736) Dari Abu Bashrah al Ghifari, Rasulullah ShallallaHu ‘alaiHi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah telah menambah untuk kalian satu shalat, yaitu witir. Oleh karena itu, kerjakanlah ia diantara Isya sampai shalat Shubuh” (HR. Ahmad VI/7, dishahihkan oleh Syaikh al Albani dalam ash Shahihah no. 108) Dari Jabir radhiyallaHu ‘anHu, Rasulullah ShallallaHu ‘alaiHi wa sallam bersabda, “Barangsiapa khawatir tidak bangun di waktu malam, maka hendaklah dia mengerjakan shalat witir di awal waktunya. Dan barangsiapa yang berkeinginan hendak bangun di akhir malam maka hendaklah dia mengerjakan shalat witir di akhir malam, karena sesungguhnya shalat di akhir malam itu disaksikan (oleh para malaikat) dan demikian itu lebih baik” (HR. Muslim no. 755)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>