on writing [1]

Malam merayap menjemput hari. Tak ada sinar bulan keperakan memantul mantul di Singapore river seperti di cerita2 fiksi. Yang ada hanyalah lampu lampu kota menyala benderang dengan angkuh. Terkesan bangga akan cantiknya yang semu. Seakan lupa bahwa sinar bulan tetap tak terkalahkan. Cantiknya alami. Walau tak terlihat namun semua tahu bahwa ia ada. Walau tak mencolok namun semua tahu bahwa indahnya abadi. Menawan. Carilah sinarnya di desa bukan di kota ini. Lalu kesederhaan yang memukau itu akan memenjarakan hatimu untuk betah berlama lama membersamainya. … to be cont..

Resep Taucho yang OK punya

arsip lama:http://unisa.f2o.org/artikel.php?view=68 Oleh: Kak Khadijah mahasiswi program phD NTU Singapore Medan, bekenaan dengan makanan, diluar dari keragaman suku yang ada, ada tiga jenis makanan yang terkenal dari Medan yaitu: Lapis Legit, Bika Ambon dan Taucho. Terdapat tiga jenis masakan taucho yaitu Taucho ikan, Taucho sayur dan Taucho kacang putih. Ikan yang paling baik untuk digunakan adalah ikan gembung. Ini karena Ikan gembung memiliki tekstur daging yang tidak padat, daging ikan relatif memiliki rasa yang tidak kuat sehingga rencahan taucho dapat benar-benar “meramu” rasa pada daging ikan dan ukuran ikan yang relatif kecil sehingga keseluruhan bahagian ikan dapat digunakan meskipun ikan mungkin harus dipotong menjadai dua atau tiga bagian. Continue reading Resep Taucho yang OK punya

Indonesian Bloggers Condemn Israel

Saya rasa sangat tidak ada salahnya mengikuti ajakan seorang kawan . Sekedar ikut menyuarakan kata hati meneriakkan betapa saya termasuk hati yang tercabik-cabik melihat perlakuan Israel terhadap dunia (dalam hal ini, islam). Mungkin tak ada yang mampu saya lakukan selain qunut nazilah atau lantunan do’a-do’a tak putus berbalut kegeraman dan duka yang amat dalam… Hanya orang yang tidak punya nurani yang bisa membenarkan itu. Dada terasa terbakar setiap kali mendengar perkembangan kebiadaban dari hari ke hari yang mereka lakukan. PBB tidak mampu berbuat apa-apa karena hak veto Amerika. Ya Allah, beri mereka hukuman seberat-beratnya!!! Saya teringat dengan hasil salah satu wawancara dengan Syeikh Ahmad Yasin, di website info-palestina: Maka siapa yang ingin kemenangan maka harus berani berkorban, dan di atas meja perundingan serta janji-janji palsu kemerdekaan itu tidak akan pernah ada. Siapa yang ingin tanah air harus berani membayar harganya, karena Allah SWT berfirman (yang artinya): “Sesungguhnya Allah telah membeli harta dan nyawa orang beriman, bahwa mereka akan diberikan surga, (karena) mereka berperang di jalan Allah, mereka membunuh atau terbunuh.” Ini hal yang biasa, antara membunuh dan dibunuh”